Penyakit Raja Singa

Propolis Obat Penyakit Raja Singa (Sifilis)
Untuk Mengobati Penyakit Raja Singa 

Produk Aman & Halal diKonsumsi Dan Terdaftar Resmi di BPOM dengan No Registrasi POM TI 054.616.861

Penjelasan Tentang Penyakit Raja Singa dan Pengobatannya

Penyakit raja singa atau dalam bahasa ilmiah disebut sebagai sifilis. Penyakit raja singa ini sangat berbahaya. Penyakit ini ditularkan melalui hubungan seksual atau penggunaan barang-barang dari seseorang yang tertular seperti baju, handuk dan jarum suntik.

Penyebab timbulnya penyakit ini adalah adanya kuman Treponema pallidum. Kuman ini menyerang organ-organ penting tubuh lainnya, seperti selaput lendir, anus, bibir, lidah dan mulut.

Penularan dan gejala yang terlihat terbagi dalam 3 tingkatan dan dalam setiap tingkatan berbeda-beda.

Tingkat 1

– Penularannya sudah terdeteksi sekitar 10-90 hari setelah melakukan hubungan seksual.

– Gejala yang terlihat adalah adanya luka kecil bernanah disertai rasa sakit yang amat sangat, selanjutnya terjadi pembengkakan kelenjar getah bening yang mengeras di sekitar luka seperti di lipatan paha.

Tingkat 2

– Terjadi sekitar 40 hari setelah masuk pada tingkat 1

– Gejala yang terlihat adanya luka-luka kecil berwarna merah di sekitar permukaan kulit dari kulit kepala hingga telapak tangan dan kaki. Luka-luka ini timbul karena kuman telah menyebar melalui perdaran darah.

– Gejala lainnya adalah keluhan sakit tenggorokan, pusing, lesu, nyeri otot, terjadi kerontokan rambut dan kulit kepala terasa gatal.

Pada tingkat 2, penyakit ini sangat mudah menular dan berbahaya karena kuman-kuman sudah menjalar dan menyebar ke seluruh tubuh. Jika tidak berusaha untuk mengobatinya dalam waktu 3-4 minggu luka-luka tersebut akan hilang dengan sendirinya, tetapi beberapa tahun kemudian akan memasuki tahap 3. Jika pengobatannya dilakukan secara teratur dan tepat, penyembuhannya dapat mencapai hasil yang maksimal.

Tingkat 3

– Terjadi setelah 10-15 tahun kemudian

– Gejalanya antara lain ditemukannya benjolan padaa bagian tubuh yang terserang pada akhirnya benjolan tersebut melunak dan pecah sehingga mengeluarkan cairan. Bagian tubuh yang terserang akan mengalami kerusakan. Jika kuman mulai menyerang otak, orang yang terserang akan mengalami gangguan kejiwaan atau gila. Jika yang diserang bagian susmsum tulang belakang atau hati, niscaya orang tersebut akan mengalami kelumpuhan, kemunduran kerja jantung, dan kerusakan jaringan susunan saraf serta masih banyak lagi kerusakan-kerusakan lainnya.

– Wanita yang sedang dalam masa kehamilan juga memiliki risiko yang sama terserang penyakit raja singa ini. Sehingga bayi yang akan lahir mengalami kelumpuhan fisik dan mental, itu pun jika mereka masih dapat bertahan hidup.

Biasanya, bayi-bayi ini akan meninggal dalam kandungan jika kuman menyerang uterus. Kalaupun bisa lahir, bayi-bayi akan meninggal 1 minggu setelah kelahirannya. Sayangnya, sampai sekarang belum ada obat yang dapat menolong dan menyelamatkan para bayi dari penyakit raja singa ini.

Solusi Mengobati Penyakit Raja Singa

Banyaknya penyakit menular seksual saat ini memang cukup menakutkan, segala faktor risiko pun dapat dialami oleh siapa saja tanpa terkecuali dan tak pandang usia, segi ekonomi.

Umumnya, penyakit raja singa ini sangat berbahaya bagi kaum wanita dan pria yang masih produktif dalam reproduksi. Ketidak teraturan akab kebersihan lingkunga tempat tinggal di rumah sendiri.

Penyakit raja singa atau infeksi sifilis pada awalnya ditandai oleh gejala berupa bintil seperti jerawat namun tidak menimbulkan rasa nyeri di kelamin. Kemudian bintil ini berubah menjadi luka dengan tepi lebih tinggi daripada permukaan kulit organ intim.

Seseorang yang memiliki penyakit demikian, umumnya menempuh cara dengan mengkonsumsi berbagai jenis obat dan suntikan penisillin jenis benzathine yang bersifat long acting (daya tahan lama). Suntikan ini diberikan setlaah melalui tes kulit terlebih dahulu. Ini karena otak ini berpotensi menimbulkan reaksi alergi pada individu.

Selain dengan menggunakan obat-obat medis dari dokter. Cara lainnya dalam mengobati penyakit raja singa adalah dengan menggunakan obat herbal alami yang berasal dari bahan alami yakni Propolis.

Propolis atau lem lebah yang berasal dari air liur lebah pekerja yang menempel pada pucuk-pucuk daun muda dan kulit pohon terutama pohon poplar. Air liur yang menempel pada pucuk-pucuk daun muda ketika diteliti memiliki kandungan ekstra antibiotik dan antioksidan tinggi yang sangat baik digunakan oleh manusia sebagai obat alami. Dahulu propolis digunakan untuk menambal sarang-sarang lebah yang rusak, melindungi para bayi lebah, ratu lebah dari serangan penyakit, virus dan kuman.

Dan kemudian propolis ini diteliti dan dicapai hasil bahwa propolis sangat baik karena dapat memberikan pertolongan dan membantu membunuh serta melawan radikal bebas, infeksi dan mencegah pertumbuhan dan perkembangan dari sel kanker.

Propolis ternyata sudah dikenal sejak lama dan diolah kemudian dijadikan bahan makanan dan minuman alami karena merupakan sumber nutrisi seimbang da lengkap bagi tubuh.

Propolis yang berasal dari 100% zat alami yang memiliki sifat sebagai disinfektan, antibiotik alami dan antioksidan tinggi yang mampu menangkal radikal bebas, membersihkan racun dari dalam tubuh, melindungi tubuh dari serangan berbagai penyakit.

Propolis sangat cocok bila digunakan sebagai salah satu obat mujarab yang dapat mengobati penyakit raja singa yang berbahaya, memberikan perlindungan dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Propolis dapat dikonsumsi kapan saja tanpa takut kelebihan dosis (overdosis), propolis juga tidak mengenal batas waktu atau kadarluasa.

Propolis tersusun dari berbagai jenis kandungan kimia alami lengkap, seperti :

1. Bioflavonoids yang dapat memulihkan sistem kapilari, memperbaiki kerapuhan dan kebocoran saluran darah, 1 tetes Propolis sama dengan 500 buah jeruk.
2. Mineral (14 macam terutama zat besi dan seng)
3. Protein ( 16 jenis asam amino)
4. Vitamin (A, B kompleks, C, D, E)
5. Glukosa
6. 10 % Minyak essensial
7. 5 % serbuk sari (pollen)
8. Zat nutrisi penting lainnya

Kandungan-kandungan alami tersebut kemudian tersimpan dalam botol higienis untuk menjamin kualitas Propolis sebagai obat untuk mengobati penyakit raja singa. Propolis kini dibentuk dan dikemas secara efektif dan praktis dalam bentuk tetes, yang tiap tetesnya mengandung :

– 150 mg Propolis murni

Propolis dengan kandungan-kandungan bahan alami tersebut dapat membantu dalam proses penyembuhan dan pengobatan dari penyakit raja singa dan penyakit menular seksual lainnya yang sangat berbahaya.

Petunjuk penggunaan Propolis-Obat Penyakit Raja Singa :

– Pengobatan Dalam / Diminum: Teteskan / campurkan propolis dengan ¼ cangkir air putih (hangat) kemudian goyang-goyangkan supaya tercampur merata (jangan di aduk dengan sendok logam).

– Penggunaan propolis dimulai dari dosis yang paling kecil, kemudian perlahan-lahan meningkatkan dosis minum. Meski sering mengkonsumsi Propolis-Obat penyakit raja singa tidak menyebabkan over dosis. (Takaran PROPOLIS bisa ditambah bila kondisi sakit BERAT 10 s/d 20 tetes (atau lebih) setiap kali minum, interval waktu bisa 2 jam sekali —- tidak ada over dosis propolis , karena fungsi propolis juga sebagai nutrisi untuk meningkatkan daya tahan TUBUH).

– Ada baiknya mengkonsumsi propolis, saat perut dalam keadaan kosong, agar penyerapannya dapat berjalan secara maksimal.

–  Sebaiknya penggunaan propolis dimulai dari dosis yang terkecil (2-3 tetes) kemudian dinaikkan secara bertahap (5-7 tetes) dan seterusnya (10-30 tetes) tergantung dari berat ringannya penyakit. Mengenai waktu atau interval pengunaan propolis bisa sehari 3-4 x, bisa 2-4 jam sekali, bisa tiap 1 jam sekali, atau bahkan tiap 30 menit sekali, tergantung kebutuhan (berat ringannya penyakit). InsyaAllah propolis tidak ada “over dosis”, kita juga tidak khawatir salah obat. Propolis memang untuk melawan semua jenis penyakit. Insya Allah.

Cara Pemesanan Propolis Obat Penyakit Raja Singa (Sifilis)
Untuk Mengobati Penyakit Raja Singa

1 Botol Propolis Obat Penyakit Raja Singa Harga Rp. 100.000 dengan Isi 6 ml/botol

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0635-7728, tuliskan: Pesan Propolis-Obat Penyakit Raja Singa, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap

Contoh SMS :
Pesan Propolis Obat Penyakit Raja Singa, 3 Botol, Muhidin, Jl. Pangeran Jayakarta No. 45 Jakarta Utara 10730

Dan Kami akan membalas sms Anda untuk Data transfer dan konfirmasi Pengiriman Paket Propolis-Obat Penyakit Raja Singa ke Anda.

Untuk waktu malam hari, Anda tetap bisa sms order Anda dan pada pagi hari kami akan membalas sms Anda.

Posted in Penyakit Raja Singa | Tagged , , , | Leave a comment

Penyakit Raja Singa Sifilis

penyakit-raja-singaPenyakit raja singa sifilis merupakan penyakit yang berbahaya. Penyakit Sipilis atau lebih kita kenal dengan nama penyakit Raja singa merupakan penyakit menular seksual yang disebabkan karena munculnya bakteri Treponema Pallidum. Bakteri ini tidak bisa bertahan hidup diluar tubuh manusia oleh karena itu penyebaran penyakit ini hanya melalui hubungan seksual atau penggunaan barang-barang dari seseorang yang tertular (seperti baju, handuk, dan jarum suntik). Kuman ini menyerang organ-orang penting tubuh lainnya, seperti selaput lendir, anus, bibir, lidah dan mulut.

Penularan dan gejala yang terluhat terbagi dalam 3 tingkatan, dan dalam setiap tingkatan berbeda-beda.

Tingkat I penyakit raja singa sifilis :

  1. Penularan penyakit ini sudah terdeteksi sekitar 10-90 hari setelah melakukan hubungan seksual dengan pasangan.
  2. Gejala yang terlihat adalah adanya luka kecil bernanah disertai rasa sakit yang amat sangat dan selanjutnya terjadi pebengkakan kelenjar getah bening yang mengeras disekitar luka, seperti yang sering terjadi pada lipatan paha.

Pengobatan yang diberikan dokter pada tingkat I pada penderita penyakit raja singa ini adalah dengan menggunakan antibiotic berdosis tinggi. Jika tidak dilakukan pengobatan pada tingkat I, penyakit ini akan terus berkembang dan masuk ke tingkat II.

Tingkat II penyakit raja singa sifilis

  1. Tingkat II terjadi sekitar 40 hari setelah masuk pada tingakt I
  2. Gejala yang terlihat adalah adanya luka-luka kecil berwarna merah disekitar permukaan kulit, dari kulit kepala hingga telapak tangan dan kaki. Luka-luka ini timbul karena kuman telah menyebar melalui peredaran darah.
  3. Gejala lainnya adalah mulai adanya keluhan sakit tenggorokan, pusing, lesu, nyeri otot, terjadi kerontokan rambut dan kulit kepala terasa gatal.

Pada tingkat II, penyakit raja singa sifilis ini sangat mudah untuk ditularkan dan berbahaya karena kuman-kuman sudah menjalar dan menyebar  ke seluruh tubuh. Jika tidak berusaha untuk melakukan pengobatan lebih lanjut, dalam waktu 3-4 minggu luka-luka tersebut  akan hilang dengan sendirinya, tetapi beberapa tahun kemudian akan memasuki tahap III. Jika pengobatannya dilakukan secara teratur dan tepat, penyembuhannya dapat mencapai hasil yang maksimal.

Tingkat III penyakit raja singa sifilis :

  1. Terjadi setelah 10-15 tahun kemudian
  2. Gejalanya antara lain ditemukannya benjolan pada bagian tubuh yang terserang, pada akhirnya benjolan tersebut melunak  dan pecah sehingga mengeluarkan cairan. Bagian tubuh yang terserang akan mengalami  kerusakan. Jika kuman mulai menyerang otak, orang yang terserang akan mengalami gangguan kejiwaan atau gila. Jika yang diserang bagian sumsum tulang belakang atau hati, niscaya orang tersebut akan mengalami kelumpuhan, kemunduran kerja jantung dan kerusakan jaringan susuan saraf, serta masih banyak lagi kerusakan-kerusakan lainnya. Begitu seterusnya, karena kuman-kuman tadi dapat menyerang bagian tubuh mana pun tanpa memandang siapa orangnya. Resiko yang paling fatal adalah penyakiit ini dapat mengakibatkan kematian.
  3. Perempuan yang hamil bisa saja terserang penyakit ini, sehingga bayi yang akan lahir mengalami kelumpuhan fisik dan mental, itu pun jika mereka bertahan hidup. Biasanya bayi-bayi ini akan meninggal dalam kandungan jika kuman menyerang uterus. Kalaupun bis alahir, bayi-bayi ini akan meninggal 1 minggu setelah kelahirannya. Sayangnya obat untuk menyelamatkan para bati yang terserang penyakit raja singa ini sampai sekarang belum ada.

Ada beberapa cara yang dapat anda coba untuk menghindari penyakit raja singa sifilis ini antara lain:

  1. Usahakan untuk tidak melakukan seks bebas dan bersikap setia kepada satu pasangan saja.
  2. Gunakan kondom pada saat anda akan melakuikan hubungan seksual dengan pasangan dan pastikan anda menggunakan kondom dengan benar untuk engurangi munculnya penyakit raja singa sifilis.
  3. Menghindari kontak langsung dengan jaringan yang terpapar langsung dengan penderita atau dengan cairan.
  4. Berhenti melakukan kontak seksual dengan pasangan selama anda dalam masa pengobatan penyembuhan penyakit raja singan sifilis.
  5. Bersikap terbuka dengan pasangan dengan cara membicarakan mengenai riwayat penyakit kelamin yang pernah anda alami bersama pasangan.

Berikut beberapa obat tradisional yang baik untuk pengobatan penyakit raja singa sifilis:

1. Dengan menggunakan bunga dan daun lidah buaya yang diolah dengan cara mencuci bersih terlebih dahulu semua bahan yang akan digunakan. Kemudian rebus menggunakan air secukupnya, setelah rebusan mendidih saring dan minum selagi hangat. Anda perlu meminum ramuan ini 3 kali sehari secara rutin dan tertur sampai penyakit raja singa atau penyakit sifilis ini sembuh.

2. Siapkan 30 lembar daun sirih yang masih ada tangkainya, 1/4 kg gula merah dan garam secukupnya. Bahan-bahan tersebutn dapat anda olah dengan mencuci bersih daun sirih kemudian rebus menggunakan 2 liter air hingga mendidih. Tambahkan gula merah dan garam dalam rebusan tersebut. Angkat, saring kemudian minum ramuan rwesebur 3 kali sehari dengan rutin dan teratur.

3. Siapkan 2 gram brotowali, 15 gram temulawak, 10 gram daun meniran, 5 gram masoyi, 30 gram pegagan, 10 gram daun jinten, dan 10 gram gadung cina. Cara pengolahan semua bahan tersebut sangatlah mudah. Cukup dengan mencuci semua bahan yang sudah disediakan kemudian rebus bahan dengan menggunakan 3 gelas air hingga mendidih dan tersisa setengahnya saja. Angkat ramuan itu dan diamkanlah hingga ramuan dingin. Setelah dingin lakukan penyaringan untuk mengambil airnya dan setelah itu minum ramuan itu sebanyak 3 kali dalam satu hari. Lakukan pengobatan ini dengan rutin dan teratur untuk penyembuhan penyakit raja singa sifilis yang anda derita.

Cara Pemesanan Propolis Obat Penyakit Raja Singa (Sifilis)
Untuk Mengobati Penyakit Raja Singa

1 Botol Propolis Obat Penyakit Raja Singa Harga Rp. 100.000 dengan Isi 6 ml/botol

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0635-7728, tuliskan: Pesan Propolis-Obat Penyakit Raja Singa, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap

Posted in Penyakit Raja Singa | Tagged , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Asal Mula Penyakit Raja Singa

Asal mula penyakit raja singa disebabkan oleh suatu spiroketa, Treponema pallidum yang masuk ke dalam tubuh melalui celah kecil pada kulit genitalia eksterna yang terjadi selama hubungan seksual.  Firus treponema pellidum adalah suatu kuman yang berbentuk sprial dan dapat bergerak dengan sangat lincah. Setelah spiroketa masuk, penyakit yang tidak diobati akan berlanjut melalui empat tahap yang berurutan :  primer, sekunder, laten, dan tersier. Terapi antibiotik pada suatu stadium sebelum tersier dapat mencegah sequelae lanjut dan mengancam nyawa dari penyakit. Sifilis atau Raja Singa merupakan infeksi yang kronis, yang dapat menyerang semua alat-alat dalam badan. Penyakit raja singa juga dapat ditularkan dari wanita kepada janinnya pada setiap saat selama kehamilan dengan konsekuensi yang serius.

Asal mula penyakit raja singa

Asal mula penyakit raja singa

Kuman Treponema pallidum ini menular dengan beberapa cara, yaitu :

– Berhubungan kelamin (bersetubuh dengan orang-orang yang sembarangan)
– Melalui suntikan dan transfusi darah
– Dengan benda-benda yang sudah dikotori kuman ini.

Gejala dan Tanda-Tanda Asal Mula Penyakit Raja Singa

1. Bila kuman penyakit ini menyerang peredaran darah, biasanya akan timbul ruam-ruam di kulit dan hilang dalam waktu singkat.

2. Kuman ini biasanya terpendam hingga menimbulkan tumor dan pembengkakan juga peradangan yang hebat.

3. Apabila kuman ini menyerang susunan saraf dan otak mengakibatkan sakit kepala, hilang ingatan, getaran pada bibir, lidah, jari dan tangan.

4. Bila kuman ini menyerang pangkalan urat saraf yang berasal dari sumsum tulang belakang mengakibatkan kelemahan pada anggota gerak bagian bawah dan terasa nyeri tajam dan menusuk-nusuk pada punggung.

5. Borok besar kemungkinan terjadi pada jari kaki, tumit, tapak kaki, dan tulang persendian yang menebal dan pecah.

6. Sering tidak dapat menahan air seni.

7. Gangguan juga terdapat pada alat-alat tubuh bagian dalam, lambung, hati dan tidak dapat melihat karena merosotnya urat saraf penglihatan.

Asal Mula Penyakit Raja Singa dari Beberapa Teori

Terdapat banyak pendapat dan spekulasi tentang asal usul penyakit ini. Tetapi hanya ada dua teori utama yang menjelaskan asal-usul penyakit ini. Teori itu adalah :

1. Columbian atau New World Theory

Sesuai dengan teori ini, penyakit ini belum dikenal di Eropa sebelum tahun 1942. Pada tahun ini Christopher Colombus melakukan suatu pelayaran bersejarah dengan melintasi lautan Atlantik. Para pelautnya dikatakan telah dijangkiti penyakit raja singa oleh wanita-wanita setempat di pulau Hispaniola di Hindia Barat. Pada pelayaran kembali ke Eropa penyakit ini terus berkembang dengan gejala-gejala berupa bercak-bercak berwarna tembaga pada setiap penderita yang disebut sebagai Indian Measles. Sesudah tahun 1943 timbulah epidemi penyakit ini di seluruh Eropa.

2. Unitarian atau African Theory

Menurut teori ini, penyakit ini sudah ada sejak berabad-abad sebelumnya. Penyakit ini kemudian menyebar dengan adanya perpindahan penduduk dan perdagangan budak kenegaraan Amerika.

Dengan adanya perbedaan udara di Afrika yang panas dengan negara-negara Amerika yang berhawa dingin, maka kuman-kuman penyakit raja singa lalu menyesuaikan diri dengan perpindahan ke bagian badan yang panas yaitu di sekitar alat genital (kemaluan). Dan akibatnya penyakit ini lalu menjadi penyakit yang ditularkan melalui hubungan kelamin.

Asal mula penyakit raja singa diberi nama

Nama raja singa atau sifilis disebabkan karena adanya suatu sajak yang ditulis pada tahun 1530 yang dikarang oleh FRACASTORO. FRACASTORO adalah seorang dokter yang juga seorang ahli sajak yang hidup di verona, Italia. RFACASTORO menerbitkan sebuah sajak yang diberi nama sifilis. Sajak sifilis menceritakan tentang pengembalaan babi yang bernama sifilis yang mendapat amarah dari Dewa Apolo. Karena Dewa Apolo sedang menahan amarah pada pengembalaan yang bernama sifilis ini, maka Dewa menjatuhkanhukuman berupa penyakit yang sangat dasyat kepada sifilis sebagai hukumannya. Tanda-tanda atau gejala yang terdapat dalam sajak tersebut sangat mirip dengan gejala penyakit yang sedang melanda negara Itali dizamannya. Akibat tersebar luasnya penyakit itu di masyarakan Itali, maka nama sifilis lalu ditetapkan begitu saja pada penyakit ini. Begitulah asal mula penyakit raja singa atau yang terkenal sebagai penyakit sifilis.

Asal mula penyakit raja singa tidak akan muncul apabila kita dapat mencegahnya. Pencegahan yang perlu dilakukan antara lain:

1. Menghindarkan diri untuk tidak melakukan seks bebas dengan pasangan lain dan setia pada satu pasangan saja.

2. Bersikap terbuka dengan pasangan tentang riwayat penyakit menular seksual seperti penyakit raja singa yang pernah dialami.

3. Menggunakan alat proteksi seperti kondom yang harus anda gunakan dengan baik dan benar sebagai penghalang asal mula penyakit raja singa ini menyerang.

4. Berhenti melakukan kontak seksual dengan pasangan selama anda sedang melakukan pengobatan penyakit raja singa ini. Sekaligus untuk mengurangi penyebaran virus raja singa semakin meluas.

5. Menghindari konsumsi alkohol dan obat-obatan terlarang.

Apabila anda merasakan ada gejala asal mula penyakit raja singa muncul pada diri anda ada baiknya anda segera melakukan pemeriksaan ke dokter atau balai pengobatan untuk mengetahui apakan anda benar terjangkit firus raja singa atau tidak. Untuk anda yang tidak ingin terjangkit penyakit raja singa sangat disarankan untuk memperhatikan tingkah laku anda sendiri. Semoga informasi yang terkandung dalam artiker ini dapat bermanfaat bagi para pembaca. Terima kasih

Cara Pemesanan Propolis Obat Penyakit Raja Singa (Sifilis)
Untuk Mengobati Penyakit Raja Singa

1 Botol Propolis Obat Penyakit Raja Singa Harga Rp. 100.000 dengan Isi 6 ml/botol

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0635-7728, tuliskan: Pesan Propolis-Obat Penyakit Raja Singa, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap

Posted in Penyakit Raja Singa | Tagged , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Penyakit Raja Singa Pada Wanita

Penyakit raja singa pada wanita merupakan penyakit kelamin yang berbahaya. Penyakit kelamin ini sering menular melalui berhubungan badan yang tidak aman. Dan penularan penyakit kelamin ini sering terjadi pada wanita dan pria yang terbiasa melakukan hubungan seks dan berganti-ganti pasangan.

Penyakit raja singa pada wanita lebih jarang terjadi daripada pada pria. Namun, infeksinya tetap harus diwaspadai. Infeksi raja singa pada wanita dapat terjadi karena, diantaranya, tertular melalui hubungan seksual dengan pasangannya. Penyakit raja singa yang diderita pada wanita dapat menginfeksi pada bagian mulut, daerah kemaluan, dan anus. Penyakit raja singa/ sifilis pada wanita ini apabila tidak ditangani secara menyeluruh dan tuntas, dapat juga menyerang organ-organ tubuh lainnya (mata, liver, jantung) yang dapat mengakibatkan kematian.

Wanita yang mengidap penyakit raja singa juga lebih berpotensi untuk tertular penyakit HIV AIDS. Luka yang terbuka akibat penyakit raja singa membuat penyebaran virus HIV AIDS sangat cepat melalui kontak seksual. Penyakit raja singa pada wanita juga dapat menyebabkan bayi yang dikandungnya lahir dalam keadaan cacat.

Penyakit raja singa merupakan penyakit kronis dan bersifat sistemik, selama perjalanan penyakit dapat menyerang seluruh organ tubuh. Ada masa laten tanpa manifestasi lesi di tubuh, dan dapat ditularkan kepada bayi di dalam kandungan. Penyakit infeksi ini disebabkan oleh bakteri Treponema Pallidum. Hubungan seksual dengan penderita raja singa baik yang primer ataupun skunder mempunyai risiko 50% untuk menderita penyakit ini.

Di berbagai negara, seperti Amerika Serikat, China, termasuk Indonesia, angka penyakit ini terus meningkat setiap tahun.

Penyebab penyakit raja singa pada wanita adalah sebuah bakteri yang bernama Trepanoma pallidum. Bakteri Trepanoma pallidum berbentuk spiral, negatif-Gram dengan panjang rata-rata 11 um (antara 6-20 um) dengan diameter antara 0,09 s/d 0,18 um.

Bakteri penyebab penyakit raja singa ini masuk kedalam tubuh manusia melalui selaput lendir (misalnya di vagina atau mulut) atau melalui kulit. Dalam beberapa jam, bakteri akan sampai ke kelenjar getah bening terdekat, kemudian menyebar ke seluruh tubuh melalui aliran darah.

Gejala penyakit raja singa pada wanita biasanya mulai timbul dalam waktu 1-13 minggu setelah terinfeksi firus. Infeksi penyakit raja singa bisa menetap dalam tubuh selama bertahun-tahun dan jarang menyebabkan kerusakan jantung, kerusakan otak maupun kematian. Gejala lain penyakit ini adalah merasa tidak enak badan (malaise), kehilangan nafsu makan, mual, lelah, demam dan anemia.

Pencegahan Penyakit Raja Singa

Penyakit raja singa pada wanita sebenarnya bisa dicegah, salah satunya adalah dengan tidak berhubungan seksual dengan yang bukan pasangannya. Selanjutnya, hindari konsumsi obat-obat terlarang dan alkohol. Terakhir, jagalah pola hidup sehat agar daya tahan tubuh tetap terjaga. Dan bagi Anda yang sudah terlanjur terkena penyakit ini, segera lakukan pengobatan penyakit raja singa pada ahlinya. Penanganan penyakit raja singa yang diderita oleh para wanita ini dapat dilakukan dengan pengobatan tradisional.

Beberapa ciri-ciri tang timbul saat penyakit raja singa pada wanita menyerang antara lain:

  • Rasa gatal yang dirasakan pada alat kelamin dan sekitarnya.
  • Adanya perubahan pada warna kulit dan mata pada penderita.
  • Keluarnya cairan yang tidak normal dari seluran kencing dan atau pada liang senggama atau yang sering dialami seperti keputihan yang banyak/atau bberlebih, berbau amis, dan berwarna putih kehijauan.
  • Adanya lecet atau luka kecil yang kadang terasa sakit kadang ada juga yang tidak terasa sakit yang disertai dengan pembengkakan kelenjar getah bening.
  • Rasa nyeri yang timbul ketika kencing atau pada saat berhubungan seksual dengan pasangan.
  • Biasanya penyakit raja singa pada wanita ini tidak menimbulkan gejala yang jelas atau bahkan tidak mengalami keluhan sama sekali yang mengakibatkan wanita mudah menjadi sumber penularan penyakit raja singa ini.
  • komplikasi penyakit raja singa berupa bartolitis. Bertolitis yaitu membengkaknya kelenjar Bartholin sehingga penderita susah untuk berjalan karena nyeri yang dirasakan. Komplikasi penyakit ini dapat ke atas dan menyebabkan kemandulan,  jika  ke rongga perut menyebabkan radang di perut dan usus. Penyakit raja singa pada ibu yang sedang hamil,  bila tidak diobati, saat melahirkan mata bayi dapat terinfeksi, bila tidak cepat ditangani dapat menyebabkan kebutaan

Pantangan Makanan Untuk Penyakit Sipilis

Penderita penyakit raja singa pada wanita tidak perlu khawatir untuk menghadapi penyakit ini karena tidak ada makanan pantangan untuk penyakit sipilis/ raja singa ini. Namun, penderita penyakit raja singa baik wanita atau pria ini sangat disarankan untuk segera memeriksakan penyakitnya dan mendapatkan obat penyakit raja singa sebagai cara untuk menyembuhkan penyakit raja singa atau yang sering kita kenal dengan penyakit sifilis ini.

Tidak hanya penyakit raja singa pada wanita saja namun ada juga penyakit raja singa yang diderita oleh para pria. Gejala yang dialami pada penderita pria sama persis dengan penderita wanita hanya aja memiliki beberapa perbedaan dan tambahan pada gejala yang dialami yaitu penderita pria dalam beberapa waktu akan mengalami anemia. Munculnya ruam yang berwarna merah pada daerah organ vital dan biasanya ruam yang muncul itu menimbulkan rasa gatal. Serta terdapat luka seperti infeksi akibat gigitan serangga.

Cara Pemesanan Propolis Obat Penyakit Raja Singa (Sifilis)
Untuk Mengobati Penyakit Raja Singa

1 Botol Propolis Obat Penyakit Raja Singa Harga Rp. 100.000 dengan Isi 6 ml/botol

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0635-7728, tuliskan: Pesan Propolis-Obat Penyakit Raja Singa, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap

Posted in Penyakit Raja Singa | Tagged , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Penyakit Kelamin Raja Singa

Penyakit kelamin raja singa adalah sejenis penyakit kelamin yang disebabkan oleh bakteri spirochaeta pallida yang sekarang lazim disebut treponema pallidum. Bakteri ini berbentuk spiral berwarna putih dan lekas mati diluar tubuh manusia. Penularannya sebagaian besar terjadi melalui hubungan kelamin.

Penyebab Penyakit Kelamin Raja Singa

Penyakit raja singa merupakan penyakit menular seksual yang disebabkan oleh Treponema pallidum. Penyakit ini bisa menular melalui hubungan seksual, baik vaginal, rektum, anal, maupun oral. Penyakit raja singa tidak menular melalui peralatan makan, tempat dudukan toilet, knop pintu, kolam renang, dan tukar-menukar pakaian.

Gejala dan Tanda-Tanda Penyakit Kelamin Raja Singa

 

Masa inkubasi antara 10-90 hari, dengan gejala sebagai berikut :

Tahap Pertama

9-90 hari setelah terinfeksi akan timbul luka kecil, bundar dan tidak sakit (chancre) – tepatnya pada kulit yang terpapar atau kontak langsung dengan penderita. Chancre sebagai tempat masuknya penyakit hampir selalu muncul di dalam dan sekitar genetalia, anus bahkan mulut. Pada kasus yang tidak dibobati (sampai tahap pertama berakhir), setelah beberapa minggu, chancre akan menghilang tapi bakteri tetap berada di tubuh penderita.

Tahap Kedua

1-2 bulan kemudian, muncul gejala lain, seperti :

– Sakit tenggorokan
– Sakit pada bagian dalam mulut
– Nyeri otot
– Demam
– Lesu,
– Rambut rontok
– Terdapat bintil

Lalu setelah beberapa bulan kemudian akan menghilang, namun ada sejumlah orang tidak mengalami gejala lanjutan.

Tahap Ketiga

Dikenal sebagai tahap akhir raja singa. Pada fase ini chancre telah menimbulkan kerusakan fatal dalam tubuh penderita. Dalam stase ini akan muncul gejala-gejala, yaitu :

– Kebutaan
– Tuli
– Borok pada kulit
– Penyakit jantung
– Kerusakan hati
– Lumpuh
– Gila

Cara Penularan Penyakit Raja Singa

Bakteri Treponema pallidum senang hidup di lapisan lendir di mulut dan organ kelamin. Maka bila ada yang berhubungan intim baik dengan berciuman, penetrasi dan seks oral dapat memungkinkan penularan penyakit kelamin raja singa ini. Penyakit ini dapat diidap oleh pria maupun wanita.

Gejala Penyakit Kelamin Raja Singa pada wanita

Gejala penyakit Raja Singa (Sipilis) berlangsung 3-4 minggu, dan kadang-kadang sampai 13 minggu. Kemudian timbul benjolan di sekitar alat kelamin. Kadang-kadang disertai pusing-pusing dan nyeri tulang seperti flu, yang akan hilang sendiri tanpa diobati. Ada bercak kemerahan pada tubuh sekitar 6-12 minggu setelah hubungan seks. Gejala ini akan hilang dengan sendirinya dan seringkali penderita tidak memperhatikan hal ini.
Selama 2-3 tahun pertama penyakit ini tidak menunjukkan gejala apa-apa, atau disebut masa laten. Setelah 5-10 tahun penyakit sifilis akan menyerang susunan syaraf otak, pembuluh darah dan jantung. Pada perempuan hamil sifilis dapat ditularkan kepada bayi yang dikandungnya dan bisa lahir dengan kerusakan kulit, hati, limpa dan keterbelakangan mental.

Apabila gejala ini diperinci lagi menjadi:

-         Stadium I

Munculnya luka kemerahan dan basah pada daerah vagina, poros usus atau mulut. Luka yang muncul disebut dengan chancre dan muncul di tempat spirochaeta masuk ke tubuh untuk pertama kalinya. Terjadi pembengkakan kelenjar getah bening yang biasanya muncul pada lipatan paha anda. Stelah beberapa minggu luka akan hilang dengan sendirinya. Dalam tahap ini penyakit kelamin raja singa termasuk dalam tahap yang sangat menular.

-         Stadium II

Stadium II ini muncul apabila penyakit raja singa pada stadium I tidak segera dilakukan pengobatan. Pada tahap ini penderita akan mengalami ruam, terutama pada telapak kaki dan tangan. Penderita akan menemukan luka-luka pada bibir, mulut, tenggorokan, vagina, bahkan dubur sekalipun. Gejala yang muncul sama dengan flu, seperti demam dan pegal-pegal. Stadium II penyakit kelamin raja singa ini biasanya berlangsung selama 1-2 minggu.

-         Stadium III

Stadium akan terus berlanjut ketahap berikutnya apabila pada tahap sebelumnya penyakit ini tidak diobati. Stadium III juga sering disebut stadium laten. Pada fase ini penyakit akan hilang dengan sendirinya namun penyakit tersebut masih bersarang dalam tubuh anda dan masih terus bergerak keseluruh tubuh. Pada fase ini akan berlangsung nbertahun-tahun lamanya.

-         Stadium IV

Stadium IV juga dikenal dengan fase tersier. Penderita penyakit kelamin raja singa pada fase ini spirochaeta telah menyebar ke seluruh tubuh anda dan dapat merusak otak, jantung, batang otak, bahkan dapat merusak tulang anda.

Pada wanita yang tengah mengandung, penyakit raja singa dapat ditularkan ke bayi melalui plasenta. Untuk itu ibu perlu menjalani perawatan dengan penisilin. Bila tidak diobati, maka bayi yang akan dilahirkan kelak dapat buta dan bahkan kematian.

Gejala Penyakit Kelamin Raja Singa pada pria

Pada pria yang tertular penyakit ini memiliki gejala yang hampir mirip dengan apa yang dirasakan pada penderita wanita. Perbedaan utamanya terletak pada tahap pertama chancre tersebut akan muncul di daerah penis. Dan pada tahap kedua, akan muncul luka-luka di daerah penis, mulut, tenggorokan dan dubur. Orang yang telah tertular oleh spirochaeta penyebab penyakit kelamin raja singa dapat menemukan adanya chancre setelah tiga hari – tiga bulan bakteri tersebut masuk ke dalam tubuh. Kalau sifilis stadium satu ini tidak diobati, tahap kedua penyakit ini dapat muncul kapan saja, mulai dari tiga sampai enam minggu setelah timbulnya chancre.

 

Cara Pemesanan Propolis Obat Penyakit Raja Singa (Sifilis)
Untuk Mengobati Penyakit Raja Singa

1 Botol Propolis Obat Penyakit Raja Singa Harga Rp. 100.000 dengan Isi 6 ml/botol

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0635-7728, tuliskan: Pesan Propolis-Obat Penyakit Raja Singa, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap

Posted in Penyakit Raja Singa | Tagged , , , , , , , , , , , | Leave a comment